BeliDzikir pagi dan petang besar uk.A5 disertai latin dan terjemah di Buku Islam Dan kitab klasik. Promo khusus pengguna baru di aplikasi Tokopedia! Download Tokopedia App. Tentang Tokopedia Mitra Tokopedia Mulai Berjualan Promo Tokopedia Care. Kategori. Masuk Daftar. sandal pria huawei band 6 meja laptop
sparingLatihan batminton bagus/bpk Ahmad vs bpk Wahid/bpk Mamang #bulutangkis
Dzikir pagi dan petang seperti baju besi, semakin bertambah ketebalannya maka pemiliknya semakin tidak terkena (bahaya). Bahkan kekuatan baju besi itu bisa sampai memantulkan kembali anak panah sehingga berbalik mengenai pemanahnya sendiri."
Bahkan kekuatan baju besi bisa mencapai keadaan, dimana tombak bisa mental dan balik menyerang orang yang melemparnya." Sahabat Zakat, begitu banyak keutamaan dzikir pagi dan petang yang dianjurkan oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam. Mari kita bersama luangkan waktu hanya beberapa menit saja untuk merutinkan dzikir pagi dan petang
Dzikir pagi dan petang itu bagaikan baju besi, semakin bertambah ketebalannya maka pemakainya semakin tidak terkenai oleh bahaya. Bahkan kekuatan baju besi itu bisa memantulkan kembali anak panah musuh sehingga berbalik mengenai pemanahnya sendiri." Semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan yang banyak berdzikir kepada-Nya. Selamat berdzikir!
AWALpekan jangan lupa membaca dzikir pagi hari ini Senin 1 Agustus 2022 Masehi/3 Muharram 1444 Hijriah. Dibaca seusai Sholat Subuh dan raih keistimewaan sangat besar, contohnya membuka pintu rezeki halal melimpah. Berikut bacaan amalan sunah dzikir pagi hari ini, sebagaimana dikutip dari buku 'Kumpulan Doa dari Alquran dan As-Sunnah yang Shahih' karya Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas.
0wKqOXB. - Dzikir pagi petang bagaikan baju besi, inilah yang disampaikan oleh Ibnu Qoyyim Qoyyim rahimahullah berkata, "Dzikir pagi dan petang seperti baju besi, semakin bertambah ketebalannya maka pemiliknya semakin tidak tertimpa bahaya. Bahkan kekuatan baju besi itu malah mampu memantulkan kembali anak panah sehingga kembali terkena pemanahnya sendiri." Al-Wabil As-Soyyib,71Salah satu gerbang pertolongan Alloh yang memiliki derajat sangat tinggi adalah dzikrullah. “Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan sore, Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya memohonkan ampunan untukmu, supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya yang terang. Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” QS. Al-Ahzab 42-43. Dzikir pagi dan petang dikenal juga dengan Al-Matsurat. Al-Matsurat ini ada yang Sugra dan Kubra. Membacanya kira-kira membutuhkan waktu kurang dari 30 menit saja. Ayoo kita biasakan, berdzikir di pagi dan sore hari, karena fadhilahnya yang sangat besar. dzikir pagi petang almatsurat baju besi ibnul qayyim BERITA LAINNYA PUISI Ilalang Buah Pena Bunda ZiibanTeruntuk Tim Robotik dan PembimbingnyaGerakmu mempesona di setiap perjalananWaktu bagai pedati gasingJemari jemarimu menari-nari merangkai besi dan kabelTanpa suara ba angin menghembus di sela sela lubang-lubang setiap yang adaLetih lesu namun tetap semangat kadang haus ditahan untuk meraih mahkotaTak luput lupa waktu untuk keluar dari istana perombakKarya yang membanggakanBagi warga MANSAKOBAHilang hilang semua keraguanHilang semua setelah berkendara mempersembahkanSorak sorai, sanjungan, komentar semua mengarahnyaSukses dan kereeen abisNB Puisi ini dibacakan pada upacara perayaan Hari Guru Nasional, 25-11-2022 saat menyambut kontingen MAN 1 Kota Bandung yang mempersembahkan Juara pada acara MRC di Yogyakarta. PUISI Menyentuh! Sajak Ksatria 165 Karya Ary Ginanjar 15 Tahun yang Lalu JAKARTA – Founder ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian pernah membuat sebuah puisi di tahun 2007 dengan judul “Sajak Ksatria 165.” Ia tuliskan kalimat per kalimat dengan penuh penghayatan ini saat berada di Kuala Lumpur Malaysia 15 tahun yang ini adalah puisi lengkapnyaDi antara sinar Matahari kulihat bayanganmu Di antara cahaya Rembulan kusaksikan sujudmu Di antara deru angin kudengar degup jantungmu Ku rasakan dingin tetesan air matamu Ku dengar jeritan hatimu wahai Ksatria Kurasakan getaran tanah karena derap langkahmu Kau tinggalkan semua kedamaian rumahmu Kau tinggalkan kehangatan kasurmu Kau lupakan kebebasan masa mudamu Kau pilih hidup di atas kuda perang Tak peduli engkau jatuh terhempas Kusaksikan kibar panji 165 Hinaan menjadikanmu lebih mengenal Rasulmu Ejekan membuat engkau lebih menyayangi Rasulmu Fitnah menjadi pelebur dosa-dosamu Penderitaan membangun tauhid Ibrahimmu Cacian semakin membuatmu rindumu pada Nya Menambah lama sujudmu........... Duhai Ksatria gerangan apa yang membuatmu seperti itu Emas permata tak akan cukup membayar air matamu Istana perak terlalu rendah untuk letihmu yang tak pernah usai Pujian dan sanjungan tak cukup membalut lukamu Melihat Wajah Allah Yang Maha Indah Itulah dambaan hatimu Ksatria Rasulullah bunga rampai jiwamu Kematian adalah pintumu Ary Ginanjar Agustian Kuala Lumpur Malaysia4 April 2007 OASE Napak Tilas Andalusia Part 2? Di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad, tentara Islam dari Dinasti Umayah yang membawa misi dakwah berhasil merebut Cordoba dan wilayah Spanyol dari kekuasaan Goth Barat, Kekaisaran Visigoth. Penaklukan ini dilakukan atas perintah Musa bin Nusair. Beliau seorang gubernur Afrika Utara, di bawah pemerintahan Walid bin Abdul Malik atau Walid I 705-715 M dari Dinasti Umayah yang beribukota di Damaskus.Atas keberhasilan ini, Cordoba menjadi pusat kekuasaan Dinasti Umayah Andalusia dan pusat ilmu pengetahuan. Dengan pertumbuhan ekonomi yang begitu pesat, pemerintah pun banyak mendirikan perpustakaan umum dan juga membangun Universitas Cordoba. Tidak hanya itu, pemerintah juga membangun Masjid Cordoba dengan arsitektur yang grandeur. Masjid ini menjadi salah satu dari empat keajaiban di Dunia Muslim.Jika kalian ingin menelusuri bangunan peninggalan peradaban Islam di Cordoba Andalusia, kalian bisa mengikuti program Golden Civilization bersama ESQ Tours!Info lebih lanjut, silakan hubungi kami di;0821 2487 0050ESQ Tours Travel - Meaningful Journey OASE Napak Tilas Andalusia Part 1? JAKARTA - Sudah bukan rahasia lagi, bahwa Andalusia menjadi saksi hidup akan kejayaan Islam di masa silam. Kawasan yang terletak di Semenanjung Iberia, Spanyol ini merupakan pusat ilmu, budaya, dan seni pada masanya. Banyak ilmuwan dan sastrawan Muslim hebat berasal dari sana.Andalusia merupakan titik awal penyebaran Islam di Eropa. Saat itu, Thariq bin Ziyad bersama pasukan, pada 19 Juli 711 M berhasil mengalahkan pasukan Raja Roderick berjumlah orang.Berkat kemenangan inilah sebagian besar kota di Spanyol dapat ditaklukkan. Mulai dari Cordoba, Granada, Madrid, hingga Sevilia.Cerita lengkapnya akan di kupas tuntas oleh ESQ Tours di part info perjalanan HAJI, UMROH, dan LEISURE, silakan hubungi kami di nomor082124870050Atau mengunjungi website kamiESQ Tours Travel - Meaningful Journey OASE 3 Kunci Keberhasilan Menghadapi Badai 2021 JAKARTA – Dr. Ary Ginanjar Agustian President of ESQ Group membagikan 3 kunci keberhasilan dalam menghadapi tahun baru 2021 di akun pada Selasa 05/01/2021.Menurutnya, kita semua berada di dalam VUCA Era Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity yaitu jaman yang serba tak menentu, tidak pasti, berubah-ubah serta di tambah adanya Covid-19.“Kita harus mengambil keputusan dan langkah dengan benar supaya bisa selamat hadapi semuanya. Pahami 3 hal dalam menghadapi badai 2021 yakni kompas, jangkar, jati diri.”Ary mengatakan bahwa 3 hal tersebut harus dikombinasikan dengan baik menjadi satu di sini Terpopuler
Dzikir pagi berikut patut diamalkan karena akan membuat kita lebih semangat di pagi hari dan dimudahkan Allah dalam segala urusan. Untuk waktunya, yang utama dibaca saat masuk waktu Shubuh hingga matahari terbit. Namun boleh juga dibaca sampai matahari akan bergeser ke barat mendekati waktu Zhuhur. Adapun dzikir yang kali ini kami publish adalah revisi dari yang ada sebelumnya setelah menyaring dzikir yang menurut kami lemah dho’if berdasarkan penilaian para ulama. Juga dalam dzikir pagi kali ini, kami sertakan dengan faedah dari setiap dzikir berdasarkan hadits yang menyebutkan dzikir tersebut sehingga dengan itu bisa merenung maksud dzikir dan raih manfaatnya. Dzikir kali ini pun kami bantu dengan transliterasi untuk setiap bacaan selain bacaan Al Qur’an, moga bermanfaat bagi yang sulit membaca dzikir yang ada huruf demi huruf. Dzikir yang Dibaca di Waktu Pagi Antara Shubuh hingga siang hari ketika matahari akan bergeser ke barat أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.” [1] Membaca ayat Kursi اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ “Allah, tidak ada ilah yang berhak disembah melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” QS. Al Baqarah 255 Dibaca 1 x Faedah Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi oleh Allah dari berbagai gangguan hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.[1] [2] Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” QS. Al Ikhlas 1-4 Dibaca 3 x بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Shubuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. QS. Al Falaq 1-5 Dibaca 3 x بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan bisikan syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” QS. An Naas 1-6 Dibaca 3 x Faedah Siapa yang mengucapkannya masing-masing tiga kali ketika pagi dan petang, maka segala sesuatu akan dicukupkan untuknya.[2] [3] أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min adzabin fin naari wa adzabin fil qobri. Artinya “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur.” Dibaca 1 x Faedah Meminta pada Allah kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, juga agar terhindar dari kejelekan di hari ini dan kejelekan sesudahnya. Di dalamnya berisi pula permintaan agar terhindar dari rasa malas padahal mampu untuk beramal, juga agar terhindar dari kejelekan di masa tua. Di dalamnya juga berisi permintaan agar terselamatkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang merupakan siksa terberat di hari kiamat kelak.[3] [4] اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur. Artinya “Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan bagi semua makhluk.” Dibaca 1 x[4] [5] Membaca Sayyidul Istighfar اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ. Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa abduka wa anaa ala ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta. Artinya “Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu yaitu aku akan mentauhidkan-Mu semampuku dan aku yakin akan janji-Mu berupa surga untukku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.” Dibaca 1 x Faedah Barangsiapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum petang hari, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.[5] [6] اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلاَئِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ Allahumma inni ash-bahtu usy-hiduka wa usy-hidu hamalata arsyika wa malaa-ikatak wa jami’a kholqik, annaka antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna Muhammadan abduka wa rosuuluk. Artinya “Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu pagi ini mempersaksikan Engkau, malaikat yang memikul Arys-Mu, malaikat-malaikat dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau semata, tiada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.” Dibaca 4 x Faedah Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini ketika pagi dan petang hari sebanyak empat kali, maka Allah akan membebaskan dirinya dari siksa neraka.[6] [7] اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ Allahumma innii as-alukal afwa wal aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal afwa wal aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur awrootii wa aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa an yamiinii wa an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi azhomatik an ughtala min tahtii. Artinya “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh.” Dibaca 1 x Faedah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidaklah pernah meninggalkan do’a ini di pagi dan petang hari. Di dalamnya berisi perlindungan dan keselamatan pada agama, dunia, keluarga dan harta dari berbagai macam gangguan yang datang dari berbagai arah.[7] [8] اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ Allahumma aalimal ghoybi wasy syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim. Artinya “Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya godaan untuk berbuat syirik pada Allah, dan aku berlindung kepada-Mu dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya kepada seorang muslim.” Dibaca 1 x Faedah Do’a ini diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu anhu untuk dibaca pada pagi, petang dan saat beranjak tidur.[8] [9] بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul aliim. Artinya “Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Dibaca 3 x Faedah Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada bahaya yang tiba-tiba memudaratkannya.[9] [10] رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu alaihi wa sallama nabiyya. Artinya “Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad shallallahu alaihi wa sallam sebagai nabi.” Dibaca 3 x Faedah Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka pantas baginya mendapatkan ridha Allah. [10] [11] يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ainin Abadan. Artinya “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dariMu.” Dibaca 1 x Faedah Dzikir ini diajarkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam pada Fathimah supaya diamalkan pagi dan petang. [11] [12] أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ Ash-bahnaa ala fithrotil islaam wa alaa kalimatil ikhlaash, wa alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu alaihi wa sallam, wa alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin Artinya “Di waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas kalimat syahadat, agama Nabi kami Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, dan agama bapak kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.” Dibaca 1 x di pagi hari saja[12] [13] سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ Subhanallah wa bi-hamdih. Artinya “Maha suci Allah, aku memuji-Nya.” Dibaca 100 x Faedah Barangsiapa yang mengucapkan kalimat subhanallah wa bi hamdih’ di pagi dan petang hari sebanyak 100 x, maka tidak ada yang datang pada hari kiamat yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali orang yang mengucapkan semisal atau lebih dari itu.[13] [14] لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ala kulli syai-in qodiir. Artinya “Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.” Dibaca 1o x Faedah Barangsiapa yang membaca dzikir tersebut di pagi hari sebanyak sepuluh kali, Allah akan mencatatkan baginya 10 kebaikan, menghapuskan baginya 10 kesalahan, ia juga mendapatkan kebaikan semisal memerdekakan 10 budak, Allah akan melindunginya dari gangguan setan hingg petang hari. Siapa yang mengucapkannya di petang hari, ia akan mendapatkan keutamaan semisal itu pula.[14] [15] لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ala kulli syai-in qodiir. Artinya “Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.” Dibaca 100 x dalam sehari Faedah Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut dalam sehari sebanyak 100 x, maka itu seperti membebaskan 10 orang budak, dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus baginya 100 kesalahan, dirinya akan terjaga dari gangguan setan dari pagi hingga petang hari, dan tidak ada seorang pun yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali oleh orang yang mengamalkan lebih dari itu.[15] [16] سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ Subhanallah wa bi-hamdih, adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata arsyih, wa midaada kalimaatih. Artinya “Maha Suci Allah, aku memujiNya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan Arsy-Nya dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya.” Dibaca 3 x di waktu pagi saja Faedah Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengatakan pada Juwairiyah bahwa dzikir di atas telah mengalahkan dzikir yang dibaca oleh Juwairiyah dari selepas Shubuh sampai waktu Dhuha. [16] [17] اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً Allahumma innii as-aluka ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa amalan mutaqobbalaa. Artinya “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat bagi diriku dan orang lain, rizki yang halal dan amal yang diterima di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik.” Dibaca 1 x setelah salam dari shalat Shubuh[17] [18] أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ Astagh-firullah wa atuubu ilaih. Artinya “Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.” Dibaca 100 x dalam sehari[18] Baca Juga Bacaan Dzikir Petang Kapan Waktu Dzikir Pagi dan Petang? Malas Beraktivitas Disebabkan Melupakan Dzikir Pagi [1] HR. Al Hakim 1 562. Syaikh Al Albani menshahihkan hadits tersebut dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 655. [2] HR. Abu Daud no. 5082, Tirmidzi no. 3575. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. [3] HR. Muslim no. 2723. Lihat keterangan Syarh Hisnul Muslim, hal. 161. [4] HR. Tirmidzi no. 3391 dan Abu Daud no. 5068. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. [5] HR. Bukhari no. 6306. [6] HR. Abu Daud no. 5069. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan. [7] HR. Abu Daud no. 5074 dan Ibnu Majah no. 3871. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. [8] HR. Tirmidzi no. 3392 dan Abu Daud no. 5067. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahawa sanad hadits ini shahih. Adapun kalimat terakhir وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرُّهُ إِلَى مُسْلِمٍ adalah tambahan dari riwayat Ahmad 2 196. Dikomentari oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth bahwa hadits tersebut shahih dilihat dari jalur lainnya shahih lighoirihi. [9] HR. Abu Daud no. 5088, 5089, Tirmidzi no. 3388, dan Ibnu Majah no. 3869. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. [10] HR. Abu Daud no. 5072, Tirmidzi no. 3389. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan. [11] HR. Ibnu As Sunni dalam Amalul Yaum wal Lailah no. 46, An Nasai dalam Al Kubro 381/ 570, Al Bazzar dalam musnadnya 4/ 25/ 3107, Al Hakim 1 545. Sanad hadits ini hasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 227. [12] HR. Ahmad 3 406. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari Muslim. Lihat pula As Silsilah Ash Shahihah no. 2989. Catatan Dzikir ini hanya dibaca di pagi hari. Riwayat yang menyatakan dibaca juga saat petang hari adalah riwayat yang lemah. Sebagaimana dinyatakan oleh guru penulis, Syaikh Abdul Aziz Ath Thorifi dalam Adzkar Ash Shobaah wal Masaa’, hal. 65. [13] HR. Muslim no. 2692. [14] HR. An Nasai Al Kubra 6 10. [15] HR. Bukhari no. 3293 dan Muslim no. 2691. [16] HR. Muslim no. 2726. [17] HR. Ibnu Majah no. 925 dan Ahmad 6 305, 322. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih. [18] HR. Bukhari no. 6307 dan Muslim no. 2702. — Bagian dari Buku Dzikir Pagi Petang karya Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal Direvisi ulang 11 Jumadats Tsaniyyah 1436 H Artikel
loading...Setiap muslim yang menjadikan lidahnya berdzikir dan anggota tubuhnya taat kepada-Nya, maka Allah Taala menjanjikan semua kemudahan. Foto ilustrasi/ist Keutamaan dzikir pagi dan petang bagi setiap muslim yang mengamalkannya, maka ada pahala luar biasa yang Allah berikan kepadanya. Salah satunya yakni, Allah akan menanggung semua dari Kitab 'Mendulang Faidah dari Lautan Ilmu', karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, beliau menjelaskan, setiap muslim yang rajin dan rutin mengamalkan dzikir di waktu pagi dan petang, maka Allah janjikan akan menanggung semua keinginannya. Mereka yang mengosongkan hatinya lalu mengisinya dengan kecintaan kepada-Nya, menjadikan lidahnya berdzikir dan anggota tubuhnya taat kepada-Nya, maka Allah Ta'ala menjanjikan semua kemudahan tersebut. Baca Juga Ibnul Qayyim rahimahullah juga berkataأذكار الصباح والمساء بمثابة الدرع كلما زادت سماكته لم يتأثر صاحبه، بل تصل قوة الدرع أن يعود السهم فيصيب من أطلقه"Dzikir pagi dan petang seperti baju besi, semakin bertambah ketebalannya maka pemiliknya semakin tidak terkena bahaya. Bahkan kekuatan baju besi itu bisa sampai memantulkan kembali anak panah sehingga berbalik mengenai pemanahnya sendiri."Sedangkan Ibnu ash-Shalah rahimahullah berkataمن حافظ على أذكار الصباح والمساء، وأذكار بعد الصلوات، وأذكار النوم، عُدّ من الذاكرين الله كثيراً"Barangsiapa menjaga pengamalan dzikir pagi dan petang, dzikir bada sholat, dan dzikir tidur, maka dia dihitung termasuk orang-orang yang banyak berdzikir kepada Allah." Baca Juga Ibnu Katsir rahimahullah berkataالبسوا معطف الأذكار ليقيكم شرور الإنس والجان ودثروا أرواحكم بالاستغفار لتمحي لكم ذنوب الليل والنهار ,وإن أصابكم ماتكرهونه فسترضون وتتيقنون بأنه خير قدره لكم ربكم لأنكم قد تحصنتم بالله"Kenakanlah pakaian dzikir agar menjaga kalian dari kejelekan-kejelekan manusia dan jin, selimutilah ruh-ruh kalian dengan istighfar, supaya menghapus dosa-dosa siang dan malam. Apabila ada sesuatu yang kalian benci menimpa kalian, maka kalian akan ridha dan kalian akan yakin bahwa itu merupakan kebaikan yang ditakdirkan untuk kalian oleh Rabb kalian, karena kalian telah berlindung kepada Allah".Sebaliknya, menurut Ibnu Qayyim, jika di waktu pagi dan petang, hasrat manusia hanya tertuju ke dunia, maka Allah membebankan kegundahan dan kesusahan dunia kepadanya, mengabaikan dirinya, menyibukkan hatinya untuk mencintai makhluk, menjadikan lidahnya menyebut-nyebut mereka, menjadikan anggota tubuhnya tunduk dan taat kepada mereka, dia mencakar seperti binatang buas yang suka mencakar karena mengabdi kepada orang lain, atau dia seperti alat peniup api yang menggelembung untuk kepentingan orang lain. Baca Juga Siapa pun yang berpaling dari ubudiyah kepada Allah, dari kecintaan dan ketaatan kepada-Nya, maka dia diuji dengan penyembahan kepada makhluk dan pengabdian kepada Ta'ala berfirman وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ الرَّحْمَـٰنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ﴿٣٦“Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Yang maha Pemurah Al Qur’an, Kami adalah baginya syetan yang menyesatkan, maka syetan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.” QS. Az-Zukhruf 36.Tentang keutamaan dzikir pagi dan petang, beberapa ayat Al-Qur'an juga menegaskannya. Yakni ;
loading...ilustrasi. Foto istimewa Dzikir pagi ini patut diamalkan karena akan membuat kita lebih semangat di pagi hari dan dimudahkan Allah Subhanahu wa ta'ala dalam segala urusan . Untuk waktunya, yang utama dibaca saat masuk waktu Shubuh hingga matahari terbit. Namun boleh juga dibaca sampai matahari akan bergeser ke barat mendekati waktu Zhuhur.Salah satu keutamaan dzikir pagi ini, disebutkan Ibnul Qayyim rahimahullah berkata أذكار الصباح والمساء بمثابة الدرع كلما زادت سماكته لم يتأثر صاحبه، بل تصل قوة الدرع أن يعود السهم فيصيب من أطلقه“Dzikir pagi dan petang seperti baju besi, semakin bertambah ketebalannya maka pemiliknya semakin tidak terkena bahaya. Bahkan kekuatan baju besi itu bisa sampai memantulkan kembali anak panah sehingga berbalik mengenai pemanahnya sendiri.” Baca Juga Inilah beberapa dzikir yang dibaca di waktu pagi antara Shubuh hingga siang hari ketika matahari akan bergeser ke barat1. Membaca ayat Kursiاللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ“Allah, tidak ada ilah yang berhak disembah melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” QS. Al Baqarah 255 Dibaca 1 xFaedah Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi oleh Allah dari berbagai gangguan hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang. HR Al Hakim Baca Juga 2. Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Naasبِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” QS. Al Ikhlas 1-4 Dibaca 3 xبِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Shubuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. QS. Al Falaq 1-5 Dibaca 3 xبِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ
KTQS 1798 ZIKIR PAGI PETANG ITU SEPERTI PERISAI BAJU BESI Ibnul Qayyim rahimahullah berkata “Zikir pagi dan petang seperti baju besi. Semakin bertambah ketebalannya, maka pemiliknya semakin tidak terkena bahaya. Bahkan kekuatan baju besi itu bisa sampai memantulkan kembali anak panah sehingga berbalik mengenai pemanahnya sendiri”. Ibnu ash-Shalah rahimahullah berkata “Barang siapa menjaga pengamalan Zikir Pagi dan Petang, Zikir Bada Salat, dan Zikir Tidur, maka dia dihitung termasuk orang-orang yang banyak berzikir kepada Allah”. Ibnu Katsir rahimahullah berkata “Kenakanlah pakaian zikir agar menjaga kalian dari kejelekan-kejelekan manusia dan jin. Selimutilah roh-roh kalian dengan istighfar, supaya menghapus dosa-dosa siang dan malam. Apabila ada sesuatu yang kalian benci menimpa kalian, maka kalian akan rida dan kalian akan yakin, bahwa itu merupakan kebaikan yang ditakdirkan untuk kalian oleh Rabb kalian, karena kalian telah berlindung kepada Allah”. Al-Waabil ash-Shayyib min al-Kalim at-Thayyib, 71 Demikian besar kekuatan Dzikir Pagi & Petang jika kita rutin mengamalkannya. Diantara dzikirnya ada doa perlindungan dari mara bahaya dunia dan akhirat, بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ “Bismillahilladzi La Yadhurru Ma’asmihi Syai’un fil Ardhi wa Laa fis Sama’i wa Huwas Sami’ul Alim.” “Dengan menyebut nama Allah, dengan menyebut nama-Nya tidak ada sesuatupun yang dapat membahayakan, baik yang di bumi maupun yang di langit. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui”. HR. Tirmidzi, Abu Dawud DALIL DZIKIR PAGI PETANG Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang”. “Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya memohonkan ampunan untukmu, supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya yang terang. Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman”. QS. Al-Ahzab 42-43 “Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi”. QS. Ghafir 55 “Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya”. QS. Qaf 39 “Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu pagi hari”. QS. Ar-Rum17 Jelas, Dzikir Pagi dan Petang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Keduanya memiliki keistimewaan tersendiri baik waktu maupun bacaannya. Waktu Dzikir Pagi dan Petang Kapankah dzikir pagi dan petang dilaksanakan? Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah mulai dari waktu sholat shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Isma’il. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah mulai dari waktu sholat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak”. HR. Abu Dawud no. 3667, lihat Shahiih Abi Dawud 11/698 no. 3114 Imam Ibnu Qayyim berkata “Waktunya antara Shubuh hingga terbit matahari, dan antara Ashar hingga terbenam matahari”. Seorang muslim boleh mengucapkan dzikir pagi dan petang ini dengan cara tidak urut atau disela dengan aktifitas yang bermanfaat lainnya, karena tidak ada dalil yang menunjukkan harus urut dalam mengucapkannya. Barakallahu fiikum. Buku Cetak Dzikir Pagi dan Petang KTQS sudah bisa dipesan atau bisa dibaca di Portal KTQS. E Book
dzikir pagi petang baju besi